Cara Mengaktifkan Kembali Keyboard Internal Laptop yang Sudah Di-Disable

  1. Masuk ke Device Manager dengan cara klik kanan pada This PC ==> pilih Properties ==> Device Manager (atau klik kanan logo windows10 di pojok kiri bawah ==> lanjutkan klik Device Manager).

    2. Setelah masuk di jendela Device Manager, pada windows 10 akan tampak langsung driver keyboard (dan driver mouse) yang tidak kompatible (ditandai dengan ‘tanda seru’ di dalam segitiga warna kuning).

  2. Silahkan klik kanan pada driver keyboard yang tidak kompatible tersebut (lingkaran warna merah paling atas) ==> lanjutkan klik Update driver software seperti pada gambar di bawah:

    4. Setelah muncul kotak berikut, klik pada Brows my computer for driver software.

    5. Pada jendela berikutnya klik tulisan let me pick from a list of device drivers on my computer.

  3. Selanjutnya, akan terbuka jendela pilihan driver dan model keyboard. Jika sebelumnya saat akan mematikan keyboard laptop kita harus menghilangkan tanda centang pada show compatible hardware, maka di sini kita justru harus memberi tanda centang pada kotak yang tersedia. Kalau tanda centangnya sudah muncul sendiri, biarkan saja dan lanjut klik model keyboard yang sudah tersedia dalam kotak di bawahnya. Klik hingga berubah warna menjadi warna biru seperti pada gambar di bawah ini. Setelah itu akhiri dengan klik Next.
  4. Tunggu beberapa saat hingga proses installing selesai. Jika sudah, akan muncul pemberitahuan bahwa driver keyboard anda sudah berhasil di-update. Akhiri dengan klik close.

    Sampai di sini anda sudah selesai mengembalikan atau memfungsikan kembali keyboard internal bawaan laptop anda. Ini seharusnya juga otomatis mengaktifkan kembali touch pad atau mouse internal laptop.

    Tapi, jika touch pad atau mouse internal laptop belum juga aktif (biasanya pada windows 10), anda tidak perlu khawatir. Aktifkan mouse internal laptop dengan melakukan langkah-langkah yang mirip ketika mengaktifkan kembali keyboard internal, sebagai berikut:

    1. Masuk ke Divice Manager dengan cara klik kanan pada This PC ==> pilih Properties ==> Device Manager (atau klik kanan logo windows10 di pojok kiri bawah ==> pilih Device Manager).

    2. Klik Mice and Other Pointing Devices, dan lanjutkan klik kanan pada compatible mouse bertanda seru pada segitiga warna orange (kotak warna biru dalam gambar di bawah); dan lanjutkan klik Update Driver Software.

    3. Pada jendela berikutnya, klik Brows My Computer for Driver Software.

    4. Lanjutkan klik tulisan let me pick from a list of device drivers on my computer

    Beri tanda centang pada Show Compatible Hardware. Namun jika tanda centang sudah muncul dengan sendirinya, biarkan saja dan lanjut klik model compatible mouse yang ada di bawahnya (klik hingga tersorot dan berubah warna menjadi biru). Jika sudah, lanjutkan klik Next. Lihat gambar di bawah ini:

    Selanjutnya tunggu hingga proses installing selesai. Jika muncul pemberitahuan bahwa proses installing bermasalah atau error seperti gambar di bawah, abaikan saja dan klik Close.

    Selesai, dan akhiri dengan me-Restart laptop Anda. InsyaAllah, keyboard dan mouse internal bawaan laptop Anda sudah aktif kembali.

Sumber: http://www.blog-dan-komputer.com/2016/05/cara-mengaktifkan-kembali-keyboard.html

Menulis Studi Literatur

Pengertian :

Sebuah studi literatur merupakan survei dan pembahasan literatur pada bidang tertentu dari suatu penelitian. Studi ini merupakan gambaran singkat dari apa yang telah dipelajari, argumentasi, dan ditetapkan tentang suatu topik, dan biasanya diorganisasikan secara kronologis atau tematis.

Studi literatur ditulis dalam format esai dan bukan merupakan bibliografi beranotasi, karena studi ini mengelompokkan hasil-hasil pekerjaan secara bersama dan membahas arah perkembangannya, daripada berfokus hanya pada satu hal pada suatu waktu. Pekerjaan ini bukan meringkas, melainkan mengevaluasi penelitian sebelumnya dan saat ini dengan memperhatikan relevansi  serta manfaatnya dengan penelitian yang Anda lakukan.

Tujuan :

Sebuah studi literatur ditulis untuk menyoroti argumen spesifik dan ide dalam suatu bidang studi. Dengan menyoroti argumen ini, Anda berusaha untuk menunjukkan apa yang telah dipelajari di lapangan, dan juga di mana kelemahan, kesenjangan, atau daerah yang memerlukan studi lebih lanjut. Tinjauan tersebut harus juga menunjukkan kepada pembaca mengapa penelitian Anda berguna, perlu, penting, dan valid.

Sasaran :

Dalam pembuatan studi literatur perlu dipertimbangkan mengapa dan untuk siapa tulisan tersebut Anda buat. Sebagai contoh, sebagian besar studi literatur dituliskan sebagai suatu bab dari tesis atau disertasi, dimana pembaca ingin ditunjukkan bagaimana penelitian Anda itu penting dan asli/orisinil.  Menyoroti kesenjangan dalam pengetahuan yang akan Anda isi dengan penelitian Anda sangatlah penting karena Anda perlu menyakinkan pembaca bahwa ada peluang pada bidang studi tersebut.

Sebuah studi literatur dalam proposal juga mencoba menyakinkan pembaca tentang pentingnya dan kelayakan dari proyek yang diusulkan. Sebaliknya, bila Anda menulis kajian literatur untuk suatu mata kuliah, dosen Anda mungkin ingin Anda tunjukkan bahwa Anda memahami apa penelitian yang telah dilakukan yang memberikan Anda dasar pengetahuan.  Dalam hal ini, Anda  tidak perlu fokus untuk membuktikan letak kesenjangan/gap dalam penelitian, melainkan bahwa Anda tahu bidang utama penelitian dan ide-ide kunci disana.

Studi literatur seharusnya menjawab :

  1. Apa yang telah dikerjakan pada daerah topik ini sampai saat ini ? Apa saja yang penemuan penting, konsep-konsep kunci, argumen, dan / atau teori-teori yang penelitian lain sudah ajukan ? yang mana merupakan hasil-hasil pekerjaan yang penting ?
  2. Pada area mana dari topik penelitian sebelumnya telah terkonsentrasi? Apakah ada perkembangan yang dari waktu ke waktu? Metodologi apa yang telah digunakan?
  3. Apakah ada kesenjangan dalam penelitian? Apakah ada bagian yang belum didekati, padahal seharusnya dilakukan? Apakah ada cara baru untuk melihat topik ini?
  4. Apakah ada perbaikan metodologi untuk penelitian bidang ini ?
  5. Apa arah masa depan yang dibutuhkan dalam  penelitian ini?
  6. Bagaimana penelitian Anda membangun atau berangkat dari penelitian yang saat ini dan sebelumnya terkait dengan topik tersebut? Apa kontribusi riset Anda akan membuat ke lapangan?

Ada dua struktur atau cara mengorganisasikan studi literatur :

  1. Kronologi

Pada struktur ini, anda akan mengelompokkan dan mendiskusikan sumber-sumber publikasi sesuai urutan kemunculannya, menyoroti perubahan dalam penelitian di bidang ini dan topik spesik anda dari waktu ke waktu. Metode ini berguna untuk paper yang berfokus pada metodologi penelitian, makalah historiografi, dan tulisan lain di mana waktu menjadi unsur penting

  1. Tematik

Dalam struktur ini, Anda akan mengelompokkan dan mendiskusikan sumber-sumber Anda sesuai tema atau topiknya. Cara ini lebih kuat secara pengorganisasian, dan membantu menahan keinginan Anda untuk merangkum sumber-sumber pustaka Anda. Dengan mengelompokkan tema atau topik penelitian bersama, Anda dapat menunjukkan jenis topik yang penting dalam penelitian Anda.

Sebagai catatan penutup : Apapun metode yang Anda pilih, perlu diingat dalam setiap bagian dari studi literatur , merupakan hal penting untuk membahas bagaimana penelitian tersebut berhubungan dengan penelitian lainnya (bagaimana persamaan atau perbedaannya, apa yang sudah penelitian lain lakukan, dll) untuk menunjukkan keterkaitan dengan pekerjaan Anda sendiri. Untuk inilah studi literatur diperlukan : “jangan tinggalkan keterkaitan”.

Sumber :

http://shelvie.staff.ipb.ac.id/2012/05/11/menulis-studi-literatur/

http://www.smu.ca/academics/literature-review.html